Sabtu, 25 Juni 2016

Lima Langkah Pemula Memulai Karier sebagai Freelancer

Di zaman serba online ini, sangat memudahkan kita untuk melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Mulai dari berbelanja online, chatting-an online, tugas belajar-mengajar online, ojek dan taxi online, hingga hal sakral seperti nikah pun juga bisa dilakukan secara online. Menarik bukan? Segala aktivitas tersebut tak lekang oleh jarak dan waktu. Kapan dan dimana saja, semua nya bisa dilakukan dengan mudah.


Selain dari beberapa kegiatan di atas, tak banyak pekerja kantoran beralih profesi dan bergelut di bidang bisnis online. Mengapa tidak? Hanya dengan berbekal koneksi internet serta gadget dan laptop saja menguatkan beberapa alasan pekerja kantoran memilih untuk keluar dari pekerjaannya, seperti ada yang sudah mendapatkan pekerjaan tetap namun tidak menikmatinya karena tidak sesuai dengan passion, lelah harus diperintah oleh bos membuat suasana kantor yang tidak nyaman. Namun ada juga yang tidak mendapatkan gaji yang cukup dan membutuhkan gaji tambahan, sehingga salah satu cara nya adalah beralih ke dalam bisnis online.

Salah satu cara menghasilkan uang selain bisnis online adalah menjadi seorang freelancer. Beberapa orang menganggap bahwa ini adalah salah satu cara mendapatkan uang dengan cepat dan juga dapat memilih pekerjaan yang sesuai dengan passion dan minat. Sebenarnya, istilah freelancer sudah tak asing lagi bagi khalayak masyarakat umum di zaman bebas berekspresi saat ini. Jika di artikan ke dalam bahasa indonesia, freelancer berarti ‘tenaga lepas’atau ‘pekerja lepas’.
Freelance adalah bekerja secara lepas tanpa terikat dengan institusi atau perusahaan tertentu. Pekerja freelance dapat dikatakan ‘Work Freely With Bound Rules’ – pekeja bebas namun terikat dengan peraturan. Freelance pertama kali diperkenalkan oleh Sir Walter Scott (1771-1832) dari Britania Raya dalam novelnyaIvanhoe’ untuk menggambarkan seorang tentara bayaran abad pertengahan atau metafora untuk sebuah ‘tombak yang bebas (free-lance)’ −menunjukkan bahwa tombak tidak disumpah untuk melayani majikan apapun dan juga tidak tersedia secara gratis.

Di Indonesia, ada beberapa organisasi non profit yang mendedikasikan menampung aspirasi pengguna freelance agar memperbaiki kualitas freelancer yang lebih baik. Salah satunya adalah Indonesia Freelancers Association (IFA). Tidak bisa dipungkiri saat ini sudah sangat banyak orang yang telah menjalani pekerjaan profesional sebagai freelancer yang menghiasi website dunia freelance. Ada beberapa jajaran nama-nama freelancer berpengalaman di Indonesia. Ini membuktikan bahwa menjadi seorang freelance, kita masih tetap dapat menjadi seorang yang profesionalis. Tidak ada batasan umur dalam melakukan pekerjaan dan bergabung menjadi seorang freelancer ini, namun beberapa situs menyaratkan minimal usia 13 tahun serta memiliki laptop dan koneksi internet sebagai perangkat penunjang untuk bekerja.

Bagi pemula, harus lah sangat berhati-hati dalam memulai karier menjadi seorang freelancer. Banyak orang yang gagal karena tidak membaca syarat dan ketentuan atau tidak memiliki perangkat penunjang sendiri. Dan ini berakibat sangat fatal, sehingga membuat penurunan kepercayaan dari pihak pemilik pekerjaan terhadap freelancer. Untuk itu, berikut adalah tips dan trik cara memulai karier menjadi seorang freelancer.
  1. Lihat Waktu Luang Anda
Saat seseorang ingin memulai menjadi freelancer, akan dihadapkan beberapa opsi dari pertanyaan ‘apakah tujuan menjadi seorang freelancer?’. Apakah freelance akan di jadikan sebagai pekerjaan sampingan, freelance sebagai sarana memperdalam keahlian profesional, dan freelance sebagai pekerjaan utama atau sebagai pekerjaan full-time. Semua jawaban dari pertanyaan ini sangat bergantung dengan waktu luang yang anda miliki. Jika pekerjaan utama anda tidak memberikan gaji yang cukup, atau menginginkan gaji tambahan, sebaiknya freelance dijadikan sebagai pekerjaan sampingan. Namun, jika anda sedang tidak memiliki pekerjaan tetap atau sedang mencari-cari pekerjaan yang cocok, sebaiknya habiskan waktu luang anda untuk mendapatkan gaji tambahan sekaligus pengalaman sebagai seorang freelancer.
Menjadi freelancer adalah bagaimana cara mengatur waktu sendiri dan dapat bekerja dari atas tempat tidur anda adalah impian semua orang. Tanpa harus mengalami macetnya lalu lintas setiap hari, dan pastinya anda tidak terikat akan seragam yang rapi setiap hari kerja.

  1. Kenali Keahlian Anda
Banyak orang yang gagal dalam pekerjaan karena tidak menikmati dan mengeluh akan setiap pekerjaan yang dilakukan. Untuk memulai menjadi seorang freelance, harus lah tau apa keahlian anda. Meskipun setiap situs menawarkan berbagai macam pekerjaan, mulai dari fotografer, marketing, hingga penulis artikel. Ketahui keahlian dan minat anda dimana. Pekerjaan freelance sebagai wadah untuk mengasah bakat anda.
Apabila anda suka dengan dunia manajemen dan bisnis mulailah untuk mengambil bagian marketing. Jika anda hobi dalam dunia desain grafis, atau anda seorang mahasiswa yang sedang berkuliah di jurusan desain grafis dan ingin mengaplikasin ilmu anda, ada banyak tawaran pekerjaan di setiap situs freelance seperti desain website dan aplikasi. Dan juga ada beberapa pekerjaan sebagai pengisi artikel di website tertentu namun bukan hanya satu atau dua artikel saja, biasanya hingga lima artikel per hari. Lagi-lagi ini bergantung pada kesanggupan dan kemampuan anda dalam melakukan pekerjaan.
  1. Peluang kerja dan Riset Pasar
Setelah anda mengenali keahlian sendiri, lakukan riset pasar apakah keahliah anda dapat ’dijual’ atau apakah bisa digunakan untuk mendapatkan penghasilan di dunia online. Meskipun banyak pekerjaan yang ditawarkan, namun beberapa orang gagal karena salah dalam menempatkan dirinya. Namun, setiap orang mempunyai potensi untuk menjadi freelancer,dengan cara bekerja keras dan tahu bagaimana cara menjaga reputasi dengan klien atau teman kerjanya. Riset pasar tersebut juga dapat membantu Anda dalam mempersiapkan kebutuhan dalam bekerja nanti.
Kebanyakan pekerjaan freelance menggeluti bisnis online sebagai sarana media penyampaian lowongan kerja. Berkembangnya dunia online saat ini, tidak menutup kemungkinan seseorang terbatas dalam menggunakan internet. Secara tidak langsung, manusia semakin hari membutuhkan informasi-informasi lebih detail. Oleh karena itu, perkembangan bisnis online membuka peluang bagi para freelancer untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus. Selalu cari informasi baik online maupun offline..
  1. Lakukan update resume
Banyak situs online yang menawarkan pekerjaan freelance, baik lokal maupun internasional. Salah satu situs web online bagi para freelancer adalah Freelancer.co.id. situs ini menawarkan lebih kurang delapan juta lebih proyek yang di posting dalam web ini. Cukup banyak bukan? Ada pekerjaan setiap harinya. Namun, sebelum Anda mulai mencari pekerjaan yang cocok, adakalanya Anda harus Login terlebih dahulu. Jangan lupa untuk update resumemu. Memang tidak semua klien meminta resume Anda, tapi beberapa klien memintanya agar dapat membantu mengenali Anda apakah cocok untuk pekerjaan ini dan uji kemampuan Anda. Tetap berhati-hati terhdapa situs freelance yang Anda buka, karena maraknya penipuan tidak menutupi kemungkinan beredarnya situs yang palsu.
Dan kumpulkan karya-karya terbaik Anda, sebagai bukti bahwa Anda benar-benar bagus di keahlian dan pekerjaan tersebut. Bagi beberapa profesional, mengumpulkan karya-karya dimasa lalu dan menyimpannya di dalam sebuah portofolio adalah cara terbaik melakukan update resume.

  1. Sampaikan ke semua orang dan keep trying
Membangun relasi dengan klien adalah hal yang agak sulit namun sangat penting dalam setiap pekerjaan yang Anda lakukan. Kebanyak freelancer sukses setelah mendapatkan pekerjaan dari mantan bos atau teman kerja kantor mereka. Anda pun tentu dapat melakukan hal yang sama, mendapatkan pekerjaan dari teman dekat atau keluarga, adalah langkah awal Anda untuk membangun kepercayaan dan juga resiko pekerjaan yang lebih kecil.
Sampaikan kepada semua orang pekerjaan dan kemampuan yang Anda miliki dan anda juga bersedia jika diberi pekerjaan sebagai freelancer yang sesuai dengan kemampuan Anda. Jangan pernah menyerah, ditolak bukan berarti Anda selesai dengan pekerjaan Anda. Itu adalah awal yang bagus untuk Anda pantang menyerah dalam melakukan pekerjaan.
Setelah membaca artikel ini, Anda pikir ini adalah akhirnya. Tentu saja tidak, Anda baru saja memulai sesuatu yang baru. Membangun karier sebagai freelancer tidak lah mudah, untuk itu Anda perlu 5 langkah pemula untuk membangun karier Anda. Sekarang Anda sudah tau bagaimana cara memulai. Nah, Apakah Anda tertarik untuk melanjutkan karier di bidang freelance ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar